Jumat, 08 September 2017

Buyar..

dia berada jauh disana dan aku dirumah,
memandang kagum pada dirinya dalam layar hape...

lagi-lagi kamu, yang kukagumi dalam kesederhanaan
yang sederhanamu pernah menggoyahkan hatiku, 3 tahun silam
sudah tentu kukubur jauh ke dalam, bahkan mungkin tlah ku buang
karena ku tau, sederhanamu terlalu istimewa untukku
tak pernah bermimpi aku bisa sebanding denganmu..

iya, sederhanamu..
bersamaan hilangnya kamu dari media.saat ini,
tahulah aku pun membuang semuanya,
namun pada akhirnya, 1 emot membuyarkan semua
iya yang dihatiku buyar..
apa yang selama ini tlah tiada kembali muncul..
bahkan sempat bercakap di sosial lainnya..

kalo boleh kuminta,
jika pada akhirnya akan pergi, pergilah sekarang
kasihani aku yang sudah memendam semuanya, jika harus buyar lagi
cukup diam tak perlu bersapa, yang hanya membuat aku terlonjak bahagia
bergetar tak terkira

namun akhirnya aku kembali sadar
sederhanamu, cukuplah.. aku tak pantas
biar saja jika saatnya nanti kublokir saja semua
bahkan memandangmu pun kali ini bahkan tak tega
aku tak mau patah hati lagi sebenarnya
patah hati tanpa kucoba, atau apalah..

besok, kau kembali baik kan, wahai hati?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar