Hujan, entahlah..
Peduli apa tentang hujan jika tetesan itu hanya membuat luka,
Datang ramai ramai seakan berkata, nggak ada loe nggak rame,
Tapi tetap saja pada akhirnya tertinggal sendiri di pojokan,
Seraya merenung, semua hal pasti akan berlalu seperti badai punya arie lasso.
Hidup tak akan sesederhana pelangi yang kemudian tampak,
Karena kadang setelah hujan, ku cari pelangi tetap saja tidak ada di langit, apalagi di matamu.
Hujan kadang simbol kelelahan,
Lelah tak bertepi, tak berujung, yang hanya akan pergi sejenak, seperti kamu yg hanya mampir sms tanya kabar, hanya kabar.
Seperti merutuki diri sendiri, hujanpun, akan segera terjun dan terjang apa saja,
Lalu haruskah aku menerjang apapun?
Ah tidak.. Sepertinya tidak akan.
Hujan, disini saja temani aku,
Menunggu waktu, jika sudah masanya,
Menunggu kamu yang seperti pelangi, entah kapan munculnya lagi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar